Skip to main content

Mata Saya Part. 3 - (Nonton Pakai Kacamata 3D Di Bioskop)




Hola!, bagi kalian yang generasi 90’an pasti tahu kalau dahulu ada film serial televisi 3D (atau tiga dimensi). Bagi yang tidak tahu izinkan saya untuk menjelaskannya secara ringkas. Dahulu ada serial televisi yang menayangkan acaranya secara tiga dimensi, untuk dapat merasakan efeknya saat menonton, harus membeli kacamata tiga dimensi yang dijual di pasaran dengan membeli produk sponsor acara tersebut dan nanti tentunya akan mendapatkan kacamata tiga dimensi yang nantinya akan digunakan untuk menonton acara serial televisi tersebut, saya jadi flashback keseruan saat itu saat saya yang masih kecil menonton acara tersebut bersama teman-teman.

Anak-anak zaman now tampaknya lebih berbahagia dengan suguhan tekhnologi semacam itu, karena hal seperti itu sudah bukan hal yang tabu lagi bagi mereka. Saat ini kita mudah menemukan tempat menonton tayangan dengan fasilitas 3D dan 4D, bahkan hanya dengan smartphone saja kita dapat memadukannya menggunaan tekhnologi VR (Virtual Reality) dan akan sangat menyenangkan apabila digunakan untuk bermain permainan yang tepat, karena akan menambah keseruan saat bermain.

Namun pada kenyataannya waktu itu saya belum pernah tuh menyaksikan film di bioskop dengan mencoba fasilitas 3D ataupun 4D. Sungguh kasihan. Eits tidak kok, biasa saja karena merasa belum perlu merogoh kocek lebih dalam karena tayangan 2D saja yang ditayangan di bioskop sudah memuaskan. Cerita saya kemudian berubah ketika... negara sapi menyerang haha. Cerita yang sesungguhnya terjadi di suatu hari di bulan Mei 2018, saya menonton film yang sangat seru, apakah itu?. Film tersebut adalah Avengers: Infinity War.

Sebenarnya ini dadakan, karena sedang ada kesempatan dan waktu yang tepat, akhirnya dengan segera meluncur ke Bioskop untuk menyaksikan film yang ingin saya lihat di bioskop tersebut namun selalu tertunda-tunda. Akhirnya pada sore hari itu ketika membeli tiket di loket bioskop ternyata pas sekali dengan jam tayangnya sehingga bisa langsung masuk dan jadwal yang tayang saat itu adalah untuk yang khusus dilengkapi dengan fasilitas 3D!, yasudahlah daripada nunggu lagi nanti tambah lama dan sudah kebayang keseruan yang akan saya rasakan nantinya ketika menyaksikan dengan kacamata 3D aksi dari superhero marvel ketika sedang bertempur dengan hebat.

Sebelum masuk studio entah kenapa tenggorokan rasanya kering, akhirnya kami memutuskan untuk membeli ice lemon tea dan pop corn terlebih dahulu untuk nanti dibawa masuk. Saat memasuki studio kami pun diberikan kacamata 3D untuk menyaksikan film, kemudian saya duduk dan menyaksikan layar yang berbayang karena harus disaksikan dengan kacamata 3D, dan kemudian saat hendak memasang kacamata 3D yang saya pegang saya baru ingat kalau saat itu saya adalah seorang pengguna kacamata!, saya tidak kebingunan terlalu lama karena saya akhirnya saya menemukan cara, yaitu dengan menumpunya di wajah saya, jadi saya pakai kacamata minus dan 3D bersamaan Zzz.



Apa rasanya menonton di bioskop dengan fasilitas 3D?, pengalaman saya saat melihat adalah pengelihatan menjadi semakin gelap dan fokus hanya pada film saja, kemudian saturasi warna pada film menjadi lebih pudar dan gelap dibandingkan dengan tidak memakai kacamata, dan tentunya gambar akan memberikan kesan timbul. Saya baru bisa beradaptasi dengan posisi kacamata dan pengelihatan saya setalah setengah film diputar, dan cukup mengganggu pada saat tokoh pada film sedang berada di tempat gelap atau di dalam ruangan dengan dominasi warna yang gelap.

Sepanjang film tidak jarang kedua kacamata yang saya gunakan bergesekan dan menyebaban sedikit lecet pada kacamata minus yang saya gunakan. Kemudian film yang seru itu selesai juga dan penonton akan diminta mengumpulkan kembali kacamata 3D yang mereka gunakan saat menonton. 

Tips dari saya bagi kalian yang berkacamata dan hendak menyaksikan tayangan dengan fasilitas 3D ataupun 4D yang mengaharuskan memakai kacamata khusus, sebaikan menggunaan softlens yang sesuai dengan minus kalian agar nanti merasa lebih nyaman. Ribet ya? Memang, namun kalau kalian memang siap sedikit kerepotan dengan menumpuk kacamata di wajah saat menonton dan tidak berkebarat dengan resiko apabila nanti kacamata minus kalian lensanya tergores yaa go ahead.
Anyway karena pada saat itu saya menonton yang jam sore dan setelah menonton sudah dekat dengan jam makan malam, tentu perut sudah lapar dan kebetulan sekali punya voucher makan gratis, maka segeralah saya meluncur untuk redeem voucher tersebut. Sekian ceritanya. Terimakasih banyak sudah membaca jangan lupa follow dan mampir lagi :)




Comments

Popular posts from this blog

1803 MDPL | Gunung Kencana - Puncak, Cisarua

It's Hiking Time!..
Whatsup!?.. Hope you all fine and good. Dalam postingan saya kali ini, saya ingin share sedikit pengalaman saya tentang pendakian saya dan teman-teman saya ke Gunung Kencana yang berlokasi di Cisarua. Saya dan teman-teman mendaki pada hari Rabu tanggal 14 Oktober 2015 yang mana bertepatan dengan tahun baru Islam, yup! secara otomatis kita sudah pasti akan merayakan malam tahun baru di Gunung Kencana karena kami akan menginap di sana.
Perjalanan yang kami tempuh dari Kota Bogor ke daerah Puncak Cisarua lumayan jauh dan untung saja cuaca pada saat itu sangat bersahabat, namun

Mata Saya Part. 1 - (Periksa mata ke Optik, Kaca Mata, Mata Minus)

Jadi... Semuanya terjawab sudah.
selama berbulan-bulan saya menulis di kelas melihat papan tulis yang tulisanya terlihat rada kabur, sehingga membuat kepala saya sakit dan pusing.

Dan.....

Semakin lama kok semakin parah yah?, akhirnya kemarin (05-12-2011)
Saya bersama kakak saya berkunjung ke Optik Berinisial "M" di salah satu pusat perbelanjaan di daerah Cibubur.

Hmm... saya masuk ke dalam optik dan berbincang-bincang dengan pekerja optik tersebut karena saya sedang menunggu giliran karena sedang ada yang periksa mata juga.
Saya melihat-lihat frame kacamata di etalase toko selagi menunggu. Tapi kok harganya mahal-mahal yah?! -__-
Memang sih merk-merknya juga yang berkualitas internasional namanya juga optik ternama barang-barang yang dijual pun harus sesuai, lagi pula saya kan masih awam dalam perkacamataan jadi tidak pernah terbayangkan sebelumnya kalau harga sebuah kacamata bisa semahal itu khususnya harga frame kacamata yang ternyata lebih mahal dari kacanya haha.

Dan...

Tiba akh…

[Review] Waroenk Talubi - Bogor

Bonjour!. Bagi kalian yang pecinta kuliner atau biasa disebut food lovers or foodies ada kabar baik untuk kalian yang sedang mencari mangsa baru hehe, karena pada tulisan saya kali ini akan membahas tempat makan yang baru dibuka. Saya dan teman-teman blogger lainnya mendapatkan kesempatan untuk menghadiri grand opening / grand launching  tempat makan tersebut yang bernama Waroenk Talubi, acara tersebut diselenggarakan pada tanggal 28 April 2018. Lokasi Waroenk Talubi mudah sekali untuk kalian temui karena berada di salah satu jalan yang memiliki banyak tempat makan di Kota Bogor yaitu, di Jalan Suryakencana.
      Jalan Suryakencana itu jalur satu arah yang dibagian jalan masuknya memiliki gapura merah besar, jadi dari bagian depan jalan tesebut memiliki gapura merah. Setelah kalian memamsuki gapura merah yang besar lurus sedikit kalian akan memasuki kawasan Pasar Bogor, setelah itu lurus saja terus sampai kalian melihat gedung Megaswara yang besar berada di sebelah kanan jalan…